Pertahanan Dan keamanan negara

Law

zidni-ilma-k
of 27
Description
Text
  • 1. KELOMPOK 8YULI AGUSTINAYUNANIZIDNI ILMA KHUSNIALINDA MARIA JATISWORO
  • 2. SISTEM PERTAHANANDAN KEAMANAN NKRIMENURUT UUD 1945
  • 3. SUBSTANSI PERTAHANAN DANKEAMANAN NEGARA
  • 4.  Pertahanan Negara adalah segala usaha untuk mempertahankan kedaulatannegara, keutuhan wilayah NKRI, dan keselamatan segenap bangsa dariancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Pertahanannegara pada hakikatnya merupakan segala upaya pertahanan yang bersifatsemesta, yang penyelenggaraannya didasarkan pada kesadaran akan hak dankewajiban seluruh warga negara serta keyakinan akan kekuatan sendiriuntuk mempertahankan kelangsungan hidup bangsa dan Negara Indonesiayang merdeka dan berdaulat (survival of the nation and survival of thestate).
  • 5.  UUD 1945 menetapkan Sistem Pertahanan Negara (Sishanneg) yangmenempatkan rakyat sebagai pemeran yang vital, dan pertahanan negaradilaksanakan dengan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta(Sishankamrata). Makna yang terkandung dalam Sishankamrata: “rakyatadalah yang utama dan dalam kesemestaan,” baik dalam semangat maupundalam mendayagunakan segenap kekuatan dan sumber daya nasional, untukkepentingan pertahanan dalam membela eksistensi NKRI. Keikutsertaan rakyatdalam Sishanneg pada dasarnya merupakan perwujudan dari hak dankewajiban setiap warga Negara untuk ikut serta dalam usaha-usahapertahanan negara. Keikutsertaan warga negara dalam pertahanan negaraadalah wujud kehormatan warga negara untuk merefleksikan haknya.
  • 6.  Pertahanan negara bertujuan untuk menjaga dan melindungi kedaulatannegara, keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, sertakeselamatan segenap bangsa dari segala bentuk ancaman. Dengan demikian,semua usaha penyelenggaraan pertahanan negara harus mengacu pada tujuantersebut. Oleh karena itu, pertahanan negara berfungsi untuk mewujudkan danmempertahankan seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesiasebagai satu kesatuan pertahanan. Pertahanan negara diselenggarakan oleh pemerintah dan dipersiapkan secaradini dengan sistem pertahanan negara melalui usaha membangun dan membinakemampuan dan daya tangkal negara dan bangsa serta menanggulangi setiapancaman
  • 7. SIFAT PERLAWANAN RAKYAT SEMESTA1. Kerakyatan, artinya dalam upaya pertahanan keamanan Negara mengikutsertakanseluruh rakyat atau warga Negara sesuai dengan kemampuan dan keahliannya.2. Kesemestaan, artinya seluruh daya bangsa dan Negara mampu memobilisasikan diriguna menanggulangi setiap bentuk ancaman baik dari luar maupun dari dalamnegeri.3. Kewilayahan, yaitu seluruh daya bangsa merupakan tumpuan perlawanan dansegenap lingkungan didayagunakan untuk mendukung setiap bentuk perlawanansecara berlanjut.
  • 8. KOMPONEN KEKUATAN HANKAMNEG1) komponen utama yaitu TNI dan Polri. TNI adalah alat Negara yangberperan sebagai alat pertahanan Negara, sedangkan Polri adalah alat Negarayang berperan dalkam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat,menegakkan hukum, memberikan pengayoman, serta pelayanan kepadamasyarakat.2) komponen cadangan terdiri atas warga Negara, sumber daya alam, sertasarana dan prasaran nasional yang telah disiapkan untuk dikerahkan melaluimobilitas guna memperbesar dan memperkuat komponen utama. Yang dimaksudmobilitas adalah tindakan pengerahan dan penggunaan secara serentak sumberdaya nasional serta sarana dan prasarana nasional sebagai kekuatan pertahanan.3) komponen pendukung, terdiri atas warga Negara, sumber daya alam, sumberdaya buatan, serta sarana dan prasarana nasional yang secara langsung dapatmeningkatkan kekuatan kemampuan komponen utama dan komponen cadangan.
  • 9. BANGSA INDONESIA DALAMPENYELENGGARAANPERTAHANAN NEGARA MENGANUT PRINSIP: Bangsa Indonesia berhak dan wajib membela serta mempertahankankemerdekaan dan kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatansegenap bangsa dari segala ancaman. Pembelaan negara yang diwujudkan dengan keikutsertaan dalam upayapertahanan negara merupakan tanggung jawab dan kehormatan setiap warganegara. Oleh karena itu, tidak seorangpun warga negara boleh dihindarkan darikewajiban ikut serta dalam pembelaan negara, kecuali ditentukan denganundang-undang. Dalam prinsip ini terkandung pengertian bahwa upayapertahanan negara harus didasarkan pada kesadaran akan hak dan kewajibanwarga negara serta keyakinan pada kekuatan sendiri.
  • 10.  Bangsa Indonesia cinta perdamaian, tetapi lebih cinta kepada kemerdekaan dankedaulatannya. Penyelesaian pertikaian atau pertentangan yang timbul antarabangsa Indonesia dan bangsa lain akan selalu diusahakan melalui cara-caradamai. Bagi bangsa Indonesia, perang adalah jalan terakhir dan hanyadilakukan apabila semua usaha dan penyelesaian secara damai tidak berhasil.Prinsip ini menunjukkan pandangan bangsa Indonesia tentang perang dandamai. Bangsa Indonesia menentang segala bentuk penjajahan dan menganut politikbebas aktif. Untuk itu, pertahanan negara ke luar bersifat defensif aktif yangberarti tidak agresif dan tidak ekspansif sejauh kepentingan nasional tidakterancam. Atas dasar sikap dan pandangan tersebut, bangsa Indonesia tidakterikat atau ikut serta dalam suatu pakta pertahanan dengan negara lain.
  • 11.  Bentuk pertahanan negara bersifat semesta dalam arti melibatkan seluruh rakyatdan segenap sumber daya nasional, sarana dan prasarana nasional, serta seluruhwilayah negara sebagai satu kesatuan pertahanan. Pertahanan negara disusun berdasarkan prinsip demokrasi, hak asasi manusia,kesejahteraan umum, lingkungan hidup, ketentuan hukum nasional, hukuminternasional dan kebiasaan internasional, serta prinsip hidup berdampingansecara damai dengan memperhatikan kondisi geografis Indonesia sebagai negarakepulauan.
  • 12. BAB XII :PERTAHANAN DAN KEAMANAN NEGARAPASAL 30(1) Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dankeamanan negara.Penjelasan : Dalam pemahaman ayat ini dengan perkembangan jaman danmoderenisasi setiap warga Negara berhak dan wajib ikut serta dalam usahapertahanan dan keamanan Negara(2) Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanandan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia dan KepolisianNegara Republik Indonesia, sebagai kekuatan utama, dan rakyat, sebagai kekuatanpendukung.
  • 13. Penjelasan : Pada saat ini dengan berbagai kejadian perselisihan danpeperangan antar suku, daerah maupun negara, Indonesia melakukan usahapertahanan dan keamanan Negara melalui adanya TNI (Tentara NasionalIndonesia) dan Kepolisian, sebagai garis pertahanan pertama.Rakyat sebagai barisan pendukung, jika dikaitkan dengan perkembangan jamansaat ini TNI dan Kepolisian bertindak sebagain barisan pertahanan dankeamanan Negara dilapangan (terjun langsung) dan rakyat mendukung secaramoril dan dengan cara lain yang bisa dilakukan. Secara tidak langsung denganmelakukan masing-masing bagiannya, akan terwujud keseimbangan pertahananNegara dalam berbagai aspek.
  • 14. (3) Tentara Nasional Indonesia terdiri atas Angkatan Darat, Angkatan Laut, danAngkatan Udara sebagai alat negara bertugas mempertahankan, melindungi, danmemelihara keutuhan dan kedaulatan negara.Penjelasan: Dengan keadaan geografis Indonesia TNI membagi pertahanan menjaditiga : Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara. Setiap angkatanmempunyai tugas, kewajiban dan wilayah masing-masing.Dengan luasnya wilayah Indonesia, kebedaradaan para anggota TNI AD sangatdibutuhkan untuk menjaga setiap perbatasan Negara, karena posisi Negara Indonesiabersebelahan baik didarat ataupun dilaut. Dengan keadaan seperti itu perlu penjagaansecara baik dan tepat untuk menjaga setiap perbatasan dengan Negara tetangga, agartidak terjadi kesalahpahaman wilayah masing-masing Negara.
  • 15. TNI AL mempunyai tugas yang cukup berat, dapat dilihat dari besarnya wilayahperairan Indonesia. Dengan sebutan Negara agraris karna sebagian terbesar Indonesiadihasilan dari laut Indonesia yang kaya akan sumber daya alam.Keberadaan batas wilayah antar satu Negara juga banyak terdapat diperairan. Saat inibanyak juga kejahatan perairan, seperti contoh pengambilan ikan oleh Negara tetanggadalam perairan Indonesia. Atau sering terjadi pengakuan akan pulau terluar Indonesiaoleh Negara-negara tetangga.Dengan keberadaan wilayat darat dan perairan Indonesia, kita tidak boleh meremehkankeadaan udara Indonesia. Karna itu dibentuklah TNI AU, banyak tugas dan kewajibanTNI AU untuk memantau keamanan Indonesia guna mempertahankan keadaanIndonesia.
  • 16. (4) Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai alat negara yang menjagakeamanan dan ketertiban masyarakat bertugas melindungi, mengayomi, melayanimasyarakat, serta menegakkan hukum.Penjelasan: Keberadaan kepolisianpun tidak kalah penting dengan TNI, mengapabegitu karena keamanan dan ketertiban masyarakat ditangani oleh mereka. Dari mulaihal kecil seperti pencurian, ketertiban dan penegakkan hukum.(5) Susunan dan kedudukan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara RepublikIndonesia, hubungan kewenangan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian NegaraRepublik Indonesia di dalam menjalankan tugasnya, syarat-syarat keikutsertaan warganegara dalam usaha pertahanan dan keamanan negara, serta hal-hal yang terkaitdengan pertahanan dan keamanan diatur dengan undang-undang.
  • 17. Dengan segala keberadaan TNI, Kepolisian, semua yang dilakukan tetap diatur dalamUndang-undang yang sudah ada. Jadi dalam melakukan sesuatu hal semua dapatdipertanggung jawabkan karena sudah terdapat undang-undang yang mengaturnya.Dalam segala hal yang dilakukan semua dilandaskan guna mempertahankan dankeamanan Negara. Begitu juga dengan masyarakat yang akan membantumempertahankan Negara dengan berbagai macam hal, dari segala aspek yang dapatdilakukan.Pengaturan tetap ada dengan dilandasi undang-undang yang telat dibuat dandiresmikan oleh pihak-pihak yang berwenang. Dan diawasi dengan Presiden danjajarannnya.
  • 18. KESADARAN BELANEGARA DALAMKONTEKS SISTEM KEAMANAN DANPERTAHANAN NEGARA
  • 19.  Kesadaran bela negara merupakan satu hal yang esensial dan harus dimiliki olehsetiap warga negara Indonesia (WNI), sebagai wujud penunaian hak dankewajibannya dalam upaya bela negara. Kesadaran bela negara menjadi modaldasar sekaligus kekuatan bangsa, dalam rangka menjaga keutuhan, kedaulatanserta kelangsungan hidup bangsa dan negara Indonesia. Upaya bela negara harus dilakukan dalam kerangka pembinaan kesadaran belanegara sebagai sebuah upaya untuk mewujudkan WNI yang memahami danmenghayati serta yakin untuk menunaikan hak dan kewajibannya. Bangsa Indonesiaingin pula memiliki peradaban yang unggul dan mulia. Peradaban demikiandapat dicapai apabila masyarakat dan bangsa kita juga merupakan masyarakat danbangsa yang baik (good society and nation), damai, adil dan sejahtera,sebagaimana yang telah diwasiatkan oleh para pendiri bangsa (founding fathers)dalam Pembukaan UUD 1945..
  • 20. PENTINGNYA PEMBELAANNEGARA :  Pentingnya pembelaan negara untuk keutuhan wilayah.Jika setiap warga negara melaksanakan kewajiban membela negara, serta memilikiprinsip kesatuan hankam yang artinya ancaman terhadap satu daerah/wilayah bukansemata-mata tanggung jawab daerah tersebut melainkan tanggung jawab seluruh warganegara, membina persatuan dan kesatuan bangsa, maka keutuhan wilayah akan terjamin. Pembelaan negara untuk keselamatan bangsa dan negara.Keselamatan bangsa dan negara akan terjamin jika setiap warga negara selalu waspadaterhadap segala sesuatu yang akan mengancamnya. Tidak bersifat masa bodohmelainkan segera mengatasi atau melapor kepada yang berwajib terhadap seseorangyang akan mengganggu keselamatan bangsa dan negara, karena keselamatan bangsa dannegara bukan tangggungjawab TNI, Kepolisian, atau aparat pemerintah melainkantanggung jawab seluruh warga negara.
  • 21.  Pentingnya pembelaan negara untuk terciptanya keamanan negaraBangsa Indonesia berhak dan wajib membela serta mempertahankan kemerdekaandan kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan segenap bangsa dan negaradari segala ancaman. Jika setiap warga negara sadar akan hak dan kewajibannya,mematuhi aturan yang berlaku dimanapun berada, memelihara persatuan dankesatuan, bela negara dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan pengabdian sertarela berkorban maka keamanan negara akan tercipta dengan baik.
  • 22. HAMBATAN DAN TANTANGANDALAM KEAMANAN DANPERTAHANAN NEGARA
  • 23. HAKIKAT ANCAMAN Konstelasi geografi, sebagai Negara kepulauan dengan wilayah yang sangatluas, terbentang pada jalur lintasan dan transportasi internasional yangsangat strategis, berimplikasi pada munculnya peluang dan sekaligustantangan geopolitik dan geostrategi yang besar dalam mempertahankankedaulatan dan keutuhan wilayah. Selain itu, seiring dengan globalisasi yangmerambah berbagai aspek kehidupan, ancaman pertahanan negara dalammenjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa jugasemakin berkembang menjadimulti-dimensional. Untuk menghadapi ancamanyang multi-dimensional seperti dikemukakan di atas, penanganannya tidakhanya bertumpu pada kemampuan pertahanan yang berdimensi militer, tetapijuga melibatkan kemampuan pertahanan yang berdimensi nirmiliter sebagaiperwujudan dari sistem pertahanan Negara yang bersifat semesta.
  • 24. BENTUK ANCAMAN1. ANCAMAN MILITERAncaman militer adalah ancaman yang menggunakan kekuatan bersenjata danterorganisasi yang dinilai mempunyai kemampuan membahayakan kedaulatan negara,keutuhan wilayah, dan keselamatan segenap bangsa. Ancaman militer dapat berupaagresi/invasi, pelanggaran wilayah, pemberontakan bersenjata, sabotase, spionase,aksi teror bersenjata, ancaman keamanan laut dan udara, serta konflik komunal.Agresi suatu negara yang dikategorikan mengancam kedaulatan negara, keutuhanwilayah, dan keselamatan segenap bangsa Indonesia mempunyai bentuk-bentuk mulaidari yang berskala paling besar sampai dengan yang terendah. Invasi merupakanbentuk agresi yang berskala paling besar dengan menggunakan kekuatan militerbersenjata yang dikerahkan untuk menyerang dan menduduki wilayah Indonesia.Invasi berlangsung secara eskalatif, mulai dari kondisi politik yang terus memburuk,diikuti dengan persiapan-persiapan kekuatan militerdari negara yang akan melakukaninvasi.
  • 25. Bentuk lain dari ancaman militer yang peluang terjadinya cukup tinggi adalahtindakan pelanggaran wilayah (wilayah laut, ruang udara dan daratan) Indonesia olehnegara lain. Konsekuensi Indonesia yang memiliki wilayah yang sangat luas danterbuka berpotensi terjadinya pelanggaran wilayah. Ancaman militer dapat pula terjadidalam bentuk pemberontakan bersenjata. Pemberontakan tersebut pada dasarnyamerupakan ancaman yang timbul dan dilakukan oleh pihak-pihak tertentu didalam negeri, tetapi pemberontakan bersenjata tidak jarang disokong olehkekuatan asing, baik secara terbuka maupun secara tertutup atau tersamar.Pemberontakan bersenjata melawan pemerintah Indonesia yang sah merupakanbentuk ancaman militer yang dapat merongrong kewibawaan negara danjalannya roda pemerintahan.
  • 26. 2. Ancaman Nirmiliter.Ancaman nirmiliter pada hakikatnya ancaman yang menggunakan faktor-faktornirmiliter yang dinilai mempunyai kemampuan yang membahayakankedaulatan negara, keutuhan wilayah negara, dankeselamatan segenap bangsa.Ancaman nirmiliter dapat berdimensi ideologi, politik, ekonomi, sosialbudaya, teknologi dan informasi, serta keselamatan umum
  • 27. TERIMA KASIH 
  • Comments
    Top